Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

KOMUNITAS INTRABUDAYA KAMPUNG CIRENDEU DALAM MEMPERTAHANKAN TRADISI ADAT (Studi Etnografi Komunikasi Di Kampung Cirendeu Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi)
Agu 2018
Penulis : Nugraha Sugiarta
Karya Ilmiah : Prosiding
Penerbit : Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2018
Volume :
ISSN : 2088-2068
Halaman :
Kata Kunci : Komunitas Intrabudaya, Etnografi Komunikasi
Abstrak :

Kampung Cireundeu adalah kampung yang terletak di daerah Kelurahan Leuwi Gajah, Kecamatan Cimahi Tengah. Kampung adat Cirendeu memiliki karakteristik masyarakat yang unik. Keunikannya dikarenakan masyarakatnya mengkonsumsi beras yang terbuat dari singkong atau disebut “Rasi” dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan tradisi adat . Beberapa nilai dan tradisi adat yang ada di Kampung Cirendeu yaitu perayaan 1 sura, perayaan Tutup Taun Ngemban Taun, pikukuh tilu, olah rasa, olah tubuh,  dan kepercayaan Sunda Wiwitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi komunikatif, peristiwa komunikatif dan Tindakan komunikatif pada tradisi adat yang dimiliki oleh komunitas intrabudaya Kampung Adat Cirendeu kota Cimahi dalam upaya melestarikan dan mempertahankan tradisi adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi etnografi komunikasi. Data berasal dari observasi, wawancara, catatan lapangan, foto, video tape, dokumen pribadi, catatan atau memo dan dokumen resmi lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan depth interview atau wawancara mendalam sebagai salah satu metode untuk memperoleh data kualitatif. Proses analisis data dilakukan dengan mengorganisir data, membaca keseluruhan informasi, dan memberi kode, membuat suatu uraian terperinci mengenai identitas budaya Kampung Adat Cireundeu, menetapkan pola dari kasus yang diteliti, baik untuk peneliti maupun untuk penerapannya dalam mencari hubungan antara beberapa kategori, selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan mengembangkan generalisasi natural dan terakhir menyajikannya dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi komunikatif pada tradisi adat komunitas intrabudaya Kampung Adat Cirendeu adalah Bale Saresehan, rumah warga dan rumah sesepuh. Peristiwa komunikatif dalam tradisi adat komunitas intrabudaya Kampung Adat Cirendeu adalah ritual doa Bersama, ngajayak, ngariung dan menampilkan kesenian khas sunda. Tindakan komunikatif pada tradisi adat komunitas intrabudaya Kampung Adat Cirendeu berbentuk perintah, pernyataan, permohonan dan perilaku verbal dan nonverbal.


Inti Sari :

Situasi Komunikatif dalam perayaan  Tutup Taun Ngemban Taun terdapat 3 (tiga) lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan perayaan, yakni Bale Saresehan yang menjadi tempat utama berlangsungnya perayaan Tutup Taun Ngemban Taun karena banyaknya kegiatan yang dilangsungkan di Bale saresehan, Rumah warga yang menjadi tempat berlangsungnya sykuran selama 30 hari dimana syukuran di lakukan secara bergantian, kemudian rumah sesepuh dimana dilaksanakannya acara penutup sungkeman.

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei