Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

SIMBOL KOMUNIKASI DALAM PEMENTASAN MUSIK KOMUNITAS PUNKLUNG (Studi Kasus Komunitas Punklung Cicalengka Kabupaten Bandung)
14
Jul 2017
Penulis : Nugraha Sugiarta
Karya Ilmiah : Jurnal Ilmiah
Penerbit : Insearch, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2017
Volume : 16
ISSN : 2085-7993
Halaman :
Kata Kunci : Komunikasi
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang simbol komunikasi dalam pementasan
musik komunitas Punklung dengan melibatkan informan yang terdiri dari para personel
Punklung, pelatih pertama Punklung, dan punkers yang juga merupakan pemerhati
sejarah Cicalengka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis metode
studi kasus. Dalam penelitian ini, terdapat dua fokus yang menjadi perhatian peneliti,
yakni: (1) Simbol komunikasi yang digunakan dalam pementasan musik komunitas
Punklung; (2) pemaknaan serta penggunaan dari simbol-simbol komunikasi yang
digunakan oleh komunitas Punklung dalam pementasan musiknya. Data penelitian ini
diperoleh melalui hasil observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) Simbol komunikasi verbal disampaikan melalui orasi
dan lirik lagu, sedang simbol komunikasi non verbal disampaikan melalui alat calung
yang digunakannya, atribut fisik, serta gerakan yang dilakukan dalam pementasan; (2)
simbol tersebut kemudian dipahami sebagai langkah nyata dirinya sebagai masyarakat
budaya dan sebagai sebuah gerakan intelektual dari kaum muda punk.

 


Inti Sari :
     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei