|
|
| Penulis |
: |
Marwondo; Vani Maharani Nasution |
| Karya Ilmiah |
: |
Prosiding |
| Penerbit |
: |
Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia |
| Tahun Terbit |
: |
2016 |
| Volume |
: |
|
| ISSN |
: |
2088-2068 |
| Halaman |
: |
66-81 |
| Kata Kunci |
: |
Perkerasan Jalan, Perencanaan Jalan, Standar Bina Marga |
| Abstrak |
: |
Jaringan jalan raya merupakan prasarana darat yang memegang peranan sangat penting
dalam sektor perhubungan, terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa.
Keberadaan jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring
dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah-daerah
terpencil yang merupakan sentra produksi pertanian, perkebunan, ataupun produk-produk dan
jasa-jasa lainnya. Dalam pembuatan jalan raya yang tepat guna, diperlukan perencanaan yang
matang untuk mengefisienkan perkerasan jalan, salah satunya adalah dengan melakukan
perhitungan dan perencanaan yang terperinci untuk meminimalisir kegagalan perencanaan
akibat perhitungan yang salah ataupun tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Dalam
mengatasi kendala kegagalan dalam perencanaan jalan, perlu dilakukan upaya agar proses
perhitungan dapat dilakukan secara lebih sederhana dan mudah, yaitu dengan menggunakan
teknologi komputer sebagai suatu alat bantu. Hal ini diperlukan sebagai upaya untuk
meningkatkan kemampuan dan kapasitas kerja sehingga diperoleh hasil yang akurat,
berkapasitas tinggi dan dapat dilakukan dalam waktu cepat. Salah satunya adalah dengan
pembuatan perangkat lunak dan interface User friendly yang mudah dalam penggunaannya,
tetapi dapat melakukan perhitungan dan perencanaan secara cepat dan akurat sesuai dengan
standar yang berlaku, seperti standar perencanaan jalan Standar Bina Marga.
|
|
| Inti Sari |
: |
Jaringan jalan raya merupakan prasarana darat yang memegang peranan sangat penting
dalam sektor perhubungan, terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa.
Keberadaan jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring
dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah-daerah
terpencil yang merupakan sentra produksi pertanian, perkebunan, ataupun produk-produk dan
jasa-jasa lainnya. Dalam pembuatan jalan raya yang tepat guna, diperlukan perencanaan yang
matang untuk mengefisienkan perkerasan jalan, salah satunya adalah dengan melakukan
perhitungan dan perencanaan yang terperinci untuk meminimalisir kegagalan perencanaan
akibat perhitungan yang salah ataupun tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Dalam
mengatasi kendala kegagalan dalam perencanaan jalan, perlu dilakukan upaya agar proses
perhitungan dapat dilakukan secara lebih sederhana dan mudah, yaitu dengan menggunakan
teknologi komputer sebagai suatu alat bantu. Hal ini diperlukan sebagai upaya untuk
meningkatkan kemampuan dan kapasitas kerja sehingga diperoleh hasil yang akurat,
berkapasitas tinggi dan dapat dilakukan dalam waktu cepat. Salah satunya adalah dengan
pembuatan perangkat lunak dan interface User friendly yang mudah dalam penggunaannya,
tetapi dapat melakukan perhitungan dan perencanaan secara cepat dan akurat sesuai dengan
standar yang berlaku, seperti standar perencanaan jalan Standar Bina Marga.
|
| |
|
|
|
|
| |
|
|
|