Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

Percepatan Penginputan Data Menggunakan Multiple Record Entry Untuk Pendataan Kemiskinan Di PNPM Mandiri OC-4 Provinsi Jawa Barat
17
09 2015
Penulis : Akbar Pasha
Karya Ilmiah : Prosiding
Penerbit : Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Volume :
ISSN : 2088-2068
Halaman : 99 - 108
Kata Kunci : PNPM Mandiri Perkotaan, Data SIM, Multiple Record Entry
Abstrak :

Abstrak

Tahun 2008 secara penuh P2KP menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Mandiri Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan) yang diarahkan untuk mendukung upaya
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pencapaian sasaran Millenium
Development Goal’s (MDGs) sehingga tercapai pengurangan penduduk miskin sebesar 50% di
tahun 2015.
Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan atau PNPM Mandiri Perkotaan
merupakan upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah
daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan dengan siklus proses
pendampingan dari mulai tahapan pemberdayaan masyarakat miskin menuju masyarakat
berdaya. Intervensi dilakukan pada perubahan sikap dan perilaku cara pandang masyararakat
yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan dan dilanjutkan dengan pendampingan yang
berorientasi membangun tranformasi menuju masyarakat mandiri.
Oversight Consultant (OC) Regional-4 Jawa Barat adalah konsultan pelaksana dan
penanggunggungjawab Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
Perkotaan (MP) di wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi 26 kota/kabupaten, 199
kecamatan, 1.697 kelurahan.
Peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) PNPM Mandiri Perkotaan berkedudukan
sebagai sumber data dalam pengendalian kegiatan monitoring kemajuan pelaksanaan kegiatan.
Monitoring yang dilakukan untuk menghindari keterlambatan kegiatan atau apabila ditemukan
penyimpangan / rekayasa data serta sebagai sumber data untuk analisis output indikator capaian
dan pelaporan, karenanya diperlukan teknik penginputan data yang cepat dengan menggunakan
Multiple Record Entry.

Abstrak

Tahun 2008 secara penuh P2KP menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Mandiri Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan) yang diarahkan untuk mendukung upaya
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pencapaian sasaran Millenium
Development Goal’s (MDGs) sehingga tercapai pengurangan penduduk miskin sebesar 50% di
tahun 2015.
Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan atau PNPM Mandiri Perkotaan
merupakan upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah
daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan dengan siklus proses
pendampingan dari mulai tahapan pemberdayaan masyarakat miskin menuju masyarakat
berdaya. Intervensi dilakukan pada perubahan sikap dan perilaku cara pandang masyararakat
yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan dan dilanjutkan dengan pendampingan yang
berorientasi membangun tranformasi menuju masyarakat mandiri.
Oversight Consultant (OC) Regional-4 Jawa Barat adalah konsultan pelaksana dan
penanggunggungjawab Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
Perkotaan (MP) di wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi 26 kota/kabupaten, 199
kecamatan, 1.697 kelurahan.
Peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) PNPM Mandiri Perkotaan berkedudukan
sebagai sumber data dalam pengendalian kegiatan monitoring kemajuan pelaksanaan kegiatan.
Monitoring yang dilakukan untuk menghindari keterlambatan kegiatan atau apabila ditemukan
penyimpangan / rekayasa data serta sebagai sumber data untuk analisis output indikator capaian
dan pelaporan, karenanya diperlukan teknik penginputan data yang cepat dengan menggunakan
Multiple Record Entry.

 


Inti Sari :

Abstrak

Tahun 2008 secara penuh P2KP menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Mandiri Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan) yang diarahkan untuk mendukung upaya
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pencapaian sasaran Millenium
Development Goal’s (MDGs) sehingga tercapai pengurangan penduduk miskin sebesar 50% di
tahun 2015.
Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan atau PNPM Mandiri Perkotaan
merupakan upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah
daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan dengan siklus proses
pendampingan dari mulai tahapan pemberdayaan masyarakat miskin menuju masyarakat
berdaya. Intervensi dilakukan pada perubahan sikap dan perilaku cara pandang masyararakat
yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan dan dilanjutkan dengan pendampingan yang
berorientasi membangun tranformasi menuju masyarakat mandiri.
Oversight Consultant (OC) Regional-4 Jawa Barat adalah konsultan pelaksana dan
penanggunggungjawab Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
Perkotaan (MP) di wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi 26 kota/kabupaten, 199
kecamatan, 1.697 kelurahan.
Peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) PNPM Mandiri Perkotaan berkedudukan
sebagai sumber data dalam pengendalian kegiatan monitoring kemajuan pelaksanaan kegiatan.
Monitoring yang dilakukan untuk menghindari keterlambatan kegiatan atau apabila ditemukan
penyimpangan / rekayasa data serta sebagai sumber data untuk analisis output indikator capaian
dan pelaporan, karenanya diperlukan teknik penginputan data yang cepat dengan menggunakan
Multiple Record Entry.

 

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei