| Penulis |
: |
Nahda Kurnia Juniati; Ira Nurcahyani |
| Karya Ilmiah |
: |
Prosiding |
| Penerbit |
: |
Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia |
| Tahun Terbit |
: |
2015 |
| Volume |
: |
|
| ISSN |
: |
2088-2068 |
| Halaman |
: |
82 - 90 |
| Kata Kunci |
: |
Moral Judgment, Misdemeanors |
| Abstrak |
: |
Penelitian ini merupakan penelitian yang dilandasi oleh banyaknya fenomena pelanggaran
aturan oleh remaja yang kini makin banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Karena
timbulnya kenakalan remaja ini seringkali dikatakan adanya krisis moral pada remaja. Moral
judgment yang merupakan salah satu komponen perilaku moral seringkali diteliti karena
banyaknya pandangan berbeda tentang moral judgment itu sendiri. Beberapa ahli sepakat bahwa
moral terbentuk juga karena pengaruh dari lingkungan. Metode penelitian merupakan deskriptif
kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat moral judgment
yang ditunjukkan oleh siswa kelas XI yang melakukan pelanggaran di SMA Y Bandung.
Penelitian dilakukan pada siswa pelaku pelanggaran, study populasi.Instrumen yang digunakan
dalam pengambilan data berupa skala Moral Judgment. Berdasarkan data penelitian
menunjukkan bahwa remaja pelaku misdeaminor sebagian besar memiliki tingkat moral
judgment berada pada tingkat pasca konvensional dan masih belum menunjukkan tahap
perkembangan moral yang jelas. Dari hasil penelitian tersebut peneliti memberikan saran agar
pembimbing dari siswa kelas IX ini baik orangtua maupun pengurus sekolah sebaiknya
meningkatkan kepedulian sehingga tercipta lingkungan yang kondusif bagi remaja untuk bisa
memaksimalkan perkembangan remaja.
|
|
| Inti Sari |
: |
Penelitian ini merupakan penelitian yang dilandasi oleh banyaknya fenomena pelanggaran
aturan oleh remaja yang kini makin banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Karena
timbulnya kenakalan remaja ini seringkali dikatakan adanya krisis moral pada remaja. Moral
judgment yang merupakan salah satu komponen perilaku moral seringkali diteliti karena
banyaknya pandangan berbeda tentang moral judgment itu sendiri. Beberapa ahli sepakat bahwa
moral terbentuk juga karena pengaruh dari lingkungan. Metode penelitian merupakan deskriptif
kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat moral judgment
yang ditunjukkan oleh siswa kelas XI yang melakukan pelanggaran di SMA Y Bandung.
Penelitian dilakukan pada siswa pelaku pelanggaran, study populasi.Instrumen yang digunakan
dalam pengambilan data berupa skala Moral Judgment. Berdasarkan data penelitian
menunjukkan bahwa remaja pelaku misdeaminor sebagian besar memiliki tingkat moral
judgment berada pada tingkat pasca konvensional dan masih belum menunjukkan tahap
perkembangan moral yang jelas. Dari hasil penelitian tersebut peneliti memberikan saran agar
pembimbing dari siswa kelas IX ini baik orangtua maupun pengurus sekolah sebaiknya
meningkatkan kepedulian sehingga tercipta lingkungan yang kondusif bagi remaja untuk bisa
memaksimalkan perkembangan remaja.
|
| |
|
|
|
|
| |
|
|