|
|
| Penulis |
: |
Banon Gilang |
| Karya Ilmiah |
: |
Jurnal Ilmiah |
| Penerbit |
: |
Insearch, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia |
| Tahun Terbit |
: |
2015 |
| Volume |
: |
13 |
| ISSN |
: |
2085-7993 |
| Halaman |
: |
48-66 |
| Kata Kunci |
: |
Raden Saleh, Kolonial, Semiotik, Sejarah |
| Abstrak |
: |
Sebagai pelukis Jawa yang dibesarkan di dunia barat, Raden saleh memiliki
ikatan khusus terhadap pemerintah kolonial. Dukungan finansial semasa tinggal di
Belanda dari pihak kolonial membuat Raden Saleh berhutang budi. Selain studi
keilmuan barat, Raden Saleh juga memperoleh teman – teman bangsawan dari
residensi nya di Belanda, sehingga pengaruh dunia barat terhadap Raden Saleh
cukup besar. Sering kali Raden Saleh melukis untuk para bangsawan eropa yang
memberikannya keuntungan – keuntungan diplomatis. Namun dari semua
keberpihakannya terhadap barat, Raden Saleh menyelipkan sebuah misteri dalam
lukisannya yang menceritakan tentang penangkapan Pangeran Dipanegara. Karya
yang diduga merupakan sebuah karya apropriasi dari karya serupa milik Nicolaas
Pieneman adalah merupakan sebuah bentuk perlawanan dalam keberpihakannya.
Pasalnya banyaknya metafora yang diselipkan pada lukisan tersebut yang boleh
jadi memiliki unsur sarkastik yang menunjukan rasa nasionalisme Raden Saleh.
Keilmuan semiotika dan sejarah akan membantu pembacaan makna dari lukisan
tersebut.
|
|
| Inti Sari |
: |
Sebagai pelukis Jawa yang dibesarkan di dunia barat, Raden saleh memiliki
ikatan khusus terhadap pemerintah kolonial. Dukungan finansial semasa tinggal di
Belanda dari pihak kolonial membuat Raden Saleh berhutang budi. Selain studi
keilmuan barat, Raden Saleh juga memperoleh teman – teman bangsawan dari
residensi nya di Belanda, sehingga pengaruh dunia barat terhadap Raden Saleh
cukup besar. Sering kali Raden Saleh melukis untuk para bangsawan eropa yang
memberikannya keuntungan – keuntungan diplomatis. Namun dari semua
keberpihakannya terhadap barat, Raden Saleh menyelipkan sebuah misteri dalam
lukisannya yang menceritakan tentang penangkapan Pangeran Dipanegara. Karya
yang diduga merupakan sebuah karya apropriasi dari karya serupa milik Nicolaas
Pieneman adalah merupakan sebuah bentuk perlawanan dalam keberpihakannya.
Pasalnya banyaknya metafora yang diselipkan pada lukisan tersebut yang boleh
jadi memiliki unsur sarkastik yang menunjukan rasa nasionalisme Raden Saleh.
Keilmuan semiotika dan sejarah akan membantu pembacaan makna dari lukisan
tersebut.
|
| |
|
|
|
|
| |
|
|
|