Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

PENGARUH METODA “MEDIATED LEARNING EXPERIENCE” UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS INTERAKSI IBU DAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN DAILY LIVING SKILL ANAK RETARDASI MENTAL TINGKAT RINGAN
14
09 2015
Penulis : Devi Febriyani
Karya Ilmiah : Jurnal Ilmiah
Penerbit : Insearch, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Volume : 13
ISSN : 2085-7993
Halaman : 35-47
Kata Kunci : Mediated Learning Experience, Daily Living Skill, Retardasi Mental Tingkat Ringan
Abstrak :

Tujuan penelitian untuk  memperoleh data yang empirik tentang keeratan
pengaruh metoda  mediated learning experience terhadap kualitas interaksi ibu
dan anak dalam pembelajaran daily living skill anak retardasi mental ringan.
Metoda yang digunakan adalah quasi experimental yaitu the one group pretest –
posttest design yang bertujuan melihat pengaruh metoda mediated learning
experiences terhadap penerapan ibu sebagai mediator dalam pembeljaran daily
living skill anak retardasi mental tingkat ringan sebelum dan sesudah pelatihan.
Subjek penelitian adalah 4 orang ibu dengan anak retardasi mental tingkat ringan
yang bersekolah di SLB – C X Bandung. Pengolahan data menggunakan
pengolahan kualitatif dengan hasil penelitian yang didapatkan secara umum adalah
terdapat peningkatan penerapan ibu dalam menjalankan 5 (lima) kriteria MLE
terhadap 3 (tiga) subjek penelitian. Namun pada kriteria transcendence tidak
terjadi peningkatan baik sebelum maupun sesudah pelatihan metoda mediated
learning experience.

 


Inti Sari :

Tujuan penelitian untuk  memperoleh data yang empirik tentang keeratan
pengaruh metoda  mediated learning experience terhadap kualitas interaksi ibu
dan anak dalam pembelajaran daily living skill anak retardasi mental ringan.
Metoda yang digunakan adalah quasi experimental yaitu the one group pretest –
posttest design yang bertujuan melihat pengaruh metoda mediated learning
experiences terhadap penerapan ibu sebagai mediator dalam pembeljaran daily
living skill anak retardasi mental tingkat ringan sebelum dan sesudah pelatihan.
Subjek penelitian adalah 4 orang ibu dengan anak retardasi mental tingkat ringan
yang bersekolah di SLB – C X Bandung. Pengolahan data menggunakan
pengolahan kualitatif dengan hasil penelitian yang didapatkan secara umum adalah
terdapat peningkatan penerapan ibu dalam menjalankan 5 (lima) kriteria MLE
terhadap 3 (tiga) subjek penelitian. Namun pada kriteria transcendence tidak
terjadi peningkatan baik sebelum maupun sesudah pelatihan metoda mediated
learning experience.

 

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei