Kemajuanteknologi dan alur informasiyang semakin cepat pada abad ini berperan aktif dalam mengasahtajamnya persaingan antar perusahaan. Hanya dengankomunikasi pemasaran yang baiklah sebuah perusahaan mampu menjual berbagai produk sekaligus memperkenalkan mereknya, agar konsumen dapat menangkap kesan yang positif terhadap produk–produk perusahaan.
Tujuan dari penulis adalah untuk mengetahui secara terperinci terhadap kegiatan media komunikasi pemasaran di Rabbani reSHARE Majalengka, serta mendapatkan gambaran seberapa besar media komunikasi pemasaran tersebut dalam mempengaruhi brand equity perusahaantersebut.
Penulis melakukan penelitian di Rabbani reSHARE Majalengka dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu melalui perhitungan korelasi antar dua variabel. Kemudian dua variabel tersebut di analisis agar dapat ditarik suatu hipotesis yang teruji kebenarannya. Dari hasil korelasi menggunakan teknik Pearson, didapatlah nilai sebesar 0,560 yang artinya terdapat hubungan sedang antara dua variabel yang diteliti. Hasil koefisien determinasi menunjukan bahwa ada kontribusi sebesar 31,4% dari media komunikasi pemasaran terhadap brand equity dan sisanya sebesar 68,6% dipengaruhi oleh factor lain diluar penelitian ini.
Diketahui angka ttabel diperoleh dari perhitungan taraf toleransi kesalahan sebesar 5% untuk uji satu arah (kanan) dengan dk = n-2 = 90-2 = 88 yaitu sebesar 1,987 dan thitung sebesar 6,347. Maka hasil menunjukan bahwa thitung (6,347) > ttabel (1,98729). Hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis media komunikasi pemasaran memiliki pengaruh terhadap brand equity Rabbani reSHARE Majalengka dapt diterima.
|