Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP LIKUIDITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR TEKSTIL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2015
25
08 2016
Penulis : Rebecca Kizia; Stephani Suya Gunawan
Karya Ilmiah : Jurnal Ilmiah
Penerbit : Insearch, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2016
Volume : 14
ISSN : 2085-7993
Halaman :
Kata Kunci : Sales Growth, Receivables Turnover, Liquidity
Abstrak :

Current ratio atau sering kita sebut juga rasio lancar digunakan untuk mengukur seberapa besar perusahaan mampu memenuhi kewajibannya dalam membayar kewajiban lancar. Objek penelitian adalah pertumbuhan penjualan, perputaran piutang, dan likuiditas pada perusahaan yang terdaftar di BEI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif. Dengan metode ini dapat diketahui hubungan yang signifikan antara variabel yang  akan diteliti. Populasi sebanyak 15 perusahaan dan berdasarkan kriteria maka didapat jumlah sampel sebanyak 8 perusahaan periode 2013-2015 yang telah memenuhi kriteria. Hasil penelitan menunjukkan Kondisi pertumbuhan penjualan pada perusahaan manufaktur tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015  mengalami peningkatan serta penurunan artinya pertumbuhan penjualan dapat dikatakan relatif berflutuaktif dan pertumbuhan penjualan tertinggi berada pada perusahaan Eratex Djaya, Tbk (ERTX) tahun 2015 sebesar 27% dan pertumbuhan penjualan terendah  berada pada Tifico Fiber Indonesia, Tbk (TFCO) tahun 2015 sebesar -34%. Kondisi perputaran piutang pada perusahaan manufaktur tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015 dapat dikatakan berflutuaktif. Perputaran piutang paling tertinggi diperoleh perusahaan Sri Rejeki Isman, Tbk (SRIL) pada tahun 2013 yaitu sebesar 11,68 kali. Likuiditas (current ratio) teringgi pada perusahaan Sri Rejeki Isman, Tbk (SRIL) tahun 2015 sebesar 5,33 dan likuiditas (current ratio) terendah pada perusahan Asia Pasicif Fibers, Tbk (POLY).


Inti Sari :

Kondisi perputaran piutang pada perusahaan manufaktur tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015 dapat dikatakan berflutuaktif. Perputaran piutang paling tertinggi diperoleh perusahaan Sri Rejeki Isman, Tbk (SRIL) pada tahun 2013 yaitu sebesar 11,68 kali sedangkan perputaran piutang terendah diperoleh pada perusahaan Sri Rejeki Isman, Tbk (SRIL) pada tahun 2015  yaitu sebesar 5,46 kali. Kondisi likuiditas pada perusahaan manufaktur tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015 juga dapat dikatakan berflutuaktif. Likuiditas (current ratio) teringgi pada perusahaan Sri Rejeki Isman, Tbk (SRIL) tahun 2015 sebesar 5,33 dan likuiditas (current ratio) terendah pada perusahan Asia Pasicif Fibers, Tbk (POLY

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei