Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

Implementasi SIG Pada Pengelolaan Sumber Benih Tanaman Hutan
19
09 2017
Penulis : Ivan Michael Siregar
Karya Ilmiah : Prosiding
Penerbit : Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2017
Volume :
ISSN : 2088-2068
Halaman : 166-172
Kata Kunci : Sumber Benih, Sistem Informasi Geografis, Sig
Abstrak :

Agar dapat menjamin tersedianya pohon yang berkualitas baik, maka perlu menyediakan
sumber benih yang memiliki kualitas genetik yang bermutu. Namun adanya keterbatasan dalam mengakses informasi keberadaan sumber daya benih telah menjadi kendala utama dalam mendapatkan sumber benih. Lokasi sumber benih tersebar di banyak provinsi dan desa, dengan jenis kualitas yang berbeda sehingga sertifikasi perlu dilakukan utk menjamin kualitas suatu sumber benih. Selain itu informasi pendukung mengenai kepemilikan, luas lahan, jenis tanaman, usia pohon, masa panen, dan sebagainya sangat penting disediakan agar dapat diambil keputusan pembangunan hutan di masa yang akan datang. Implementasi sistem informasi geografis sumber benih memiliki peranan yang sangat kuat dalam memetakan seluruh sebaran benih dan menyajikan informasi yang akurat. Lokasi benih dapat dilihat berbasis peta, dengan sejumlah indikator yang merepresentasikan karekteristik masing-masing benih. Hasil pengujian menunjukkan manfaat aplikasi dalam menstandarisasi data, memutakhirkan data, dan menyajikan informasi sudah tercapai, dan manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh pengguna. Keterhubungan langsung dengan Google Earth menambah keakuratan lokasi yang diakses. Masih diperlukan pengembangan agar aplikasi dapat diakses secara online melalui internet.

 


Inti Sari :

nformasi pendukung mengenai kepemilikan, luas lahan, jenis tanaman, usia pohon, masa panen, dan sebagainya sangat penting disediakan agar dapat diambil keputusan pembangunan hutan di masa yang akan datang. Implementasi sistem informasi geografis sumber benih memiliki peranan yang sangat kuat dalam memetakan seluruh sebaran benih dan menyajikan informasi yang akurat. Lokasi benih dapat dilihat berbasis peta, dengan sejumlah indikator yang merepresentasikan karekteristik masing-masing benih. Hasil pengujian menunjukkan manfaat aplikasi dalam menstandarisasi data, memutakhirkan data, dan menyajikan informasi sudah tercapai, dan manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh pengguna. Keterhubungan langsung dengan Google Earth menambah keakuratan lokasi yang diakses. Masih diperlukan pengembangan agar aplikasi dapat diakses secara online melalui internet.

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei