Apycom jQuery Menus
 


 

 

 

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PENGGUNAAN SUMBER ENERGI DALAM INDUSTRI GARMEN (Studi Kasus: PT. KAHATEX BANDUNG)
19
09 2017
Penulis : Marwondo; Chairul Habibi
Karya Ilmiah : Prosiding
Penerbit : Prosiding, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2017
Volume :
ISSN : 2088-2068
Halaman : 135-147
Kata Kunci : Teknologi, Internet, Server, Kinerja Pegawai
Abstrak :

Energi memiliki peran penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Sumber energi harus dimanfaatkan untuk memenuhi permintaan. Namun, sumber energi fosil
terbatas, terutama minyak, oleh karena itu penting untuk memanfaatkan sumber energi secara
optimal. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi, pemerintah Indonesia telah menerbitkan
kebijakan energi yang meliputi diversifikasi energi, intensifikasi energi, konservasi energi,
penetapan harga energi, dan pengurangan dampak lingkungan dari penggunaan energi. Industri garmen merupakan salah satu industri potensial yang menerapkan program pengelolaan penggunaan sumber energi. Studi ini menganalisis pengelolaan penggunaan sumber energi di industri garmen studi kasus pada PT. KAHATEX. Hasil analisis menunjukan bahwa sistem pengelolaan penggunaan sumber energi yang sedang berjalan kurang efektif, karena sistem tidak dapat mengetahui nilai standar Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan perencanaan penggunaan sumber energi. Sistem yang lama perlu dikembangkan lagi supaya dapat melakukan pengelolaan penggunaan sumber energi secara efekif, sehingga dapat menentukan nilai standar (baseline) IKE dan rencana penggunaan sumber energi. Penulis merancang sistem ini berdasarkan teori-teori yang telah dipelajari, menggunaan metode pengembangan sistem SDLC, serta menggunakan alat pemodelan berupa Flowmap, Entity Relationship Diagram, dan Data Flow Diagram.


Inti Sari :

Studi ini menganalisis pengelolaan penggunaan sumber energi di industri garmen studi
kasus pada PT. KAHATEX. Hasil analisis menunjukan bahwa sistem pengelolaan penggunaan
sumber energi yang sedang berjalan kurang efektif, karena sistem tidak dapat mengetahui nilai standar Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan perencanaan penggunaan sumber energi. Sistem yang lama perlu dikembangkan lagi supaya dapat melakukan pengelolaan penggunaan sumber energi secara efekif, sehingga dapat menentukan nilai standar (baseline) IKE dan rencana penggunaan sumber energi. Penulis merancang sistem ini berdasarkan teori-teori yang telah dipelajari, menggunaan metode pengembangan sistem SDLC, serta menggunakan alat pemodelan berupa Flowmap, Entity Relationship Diagram, dan Data Flow Diagram.

 

     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei