Perancangan Kebutuhan Fungsional Untuk Mendukung Sistem Penjualan Obat Di Apotik Sari Farma
22
Feb 2012
Penulis : Rosalin Samiharjo, S.T.
Penerbit : InSearch, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Tahun Terbit : 2010
Volume : 3
ISSN : ISSN 2085-7993
Halaman : 1
Kata Kunci : Kebutuhan Fungsional, Penjuala Obat, Apotik Sari Farma
Abstrak : Apotik merupakan organisasi yang bergerak di bidang penjualan obat-obatan. Upaya pengembangan apotik dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan pembuatan perangkat lunak penjualan obat sebagai pendukung sistem penjualan obat. Perangkat lunak yang berkualitas harulah sesuai dengan kebutuhan user, salah satu upaya untuk pemenuhan kebutuhan user adalah dengan perancangan kebutuhan fungsional perangkat lunak yang sesuai dengan keinginan user. Sehingga kebutuhan fungsional tersebut dapat mendukung fungsi – fungsi yang ada dalam perangkat lunak. Kebutuhan fungsional untuk mendukung perangkat lunak sistem penjualan obat dapat diidentifikasi dengan merujuk pada proses bisnis, aktifitas bisnis, data, dan dokumen yang ada dalam sistem penjualan obat.

Inti Sari : Apotik merupakan organisasi yang bergerak di bidang penjualan obat-obatan. Apotik Sari Farma didirikan pada Februari 2004 dan berlokasi di Jl. A.H Nasution No.75 Bandung. Operasional apotik dilakukan pada hari Senin samapai dengan Sabut dimulai pukul 08.00 sampai dengan 21.00 WIB yang terbagi ke dalam 2 shift kerja setiap harinya. Shift pagi mulai pukul 08.00 samapi dengan 16.00 dan shift sore pukul 16.00 samapi dengan 21.00 WIB. Selain pada hari kerja, operasional apotik juga dilakukan untuk piket hari Minggu dan hari besar mulai pukul 12.00 sampai dengan 21.00 WIB.

Karyawan yang bekerja di Apotik Sari Farma terdiri dari 1 orang Apoteker Penanggung Jawab Apotik (APA) dan 2 orang Assisten Apoteker. Tugas kerja APA adalah sebagai penanggung jawab apotik, yakni meliputi tugas kefarmasian, pembuatan SOP Apotik dan pelayanan customer. Sedangkan Assisten Apoteker mempunyai tugas kerja meliputi pelayanan customer dan tugas kefarmasian. Dalam satu shift kerja, operasional apotik di tangani oleh satu orang Assisten Apoteker dan satu orang Apoteker Penanggung Jawab Apotik. APA berganti shift kerja setiap tiga hari sekali.
     
     
Powered by Shinzo Technologies and Sidik Hanrei